RPRI MERAIH JUARA 1 RESPICHAMP 2026 LEWAT INOVASI TBESTIE
Inovasi TBestie, aplikasi berbasis AI untuk memprediksi risiko putus pengobatan pasien tuberkulosis, membawa RPRI meraih Juara 1 sekaligus Most Favorite Winner dalam ajang RespiChamp 2026 di rangkaian Respina 2026, Jakarta.ˆ
7/30/20262 min read


JAKARTA, 29 Juli 2026 – Perwakilan dari Yayasan Riset dan Pelatihan Respirasi Indonesia (RPRI) raih Juara 1 dalam ajang RespiChamp (Respiratory Care Innovation Championship) 2026. Kompetisi ini merupakan salah satu sesi ilmiah kompetitif dalam rangkaian 27th International Meeting on Respiratory Care Indonesia (Respina) 2026, yang diselenggarakan oleh The Society of Respiratory Care Indonesia pada 22–25 Juli 2026 di Shangri-La Hotel, Jakarta, dengan mengusung tema “Respiratory Care: From Guidelines to Clinical Practice”.
RespiChamp merupakan sesi kompetisi yang mengajak peserta terdiri atas dokter umum, dokter spesialis, peserta program pendidikan dokter spesialis, serta mahasiswa dari berbagai fakultas kedokteran untuk mengembangkan gagasan inovasi kesehatan respirasi yang berpotensi diimplementasikan secara nyata dalam praktik medis. Cakupan inovasi yang dikompetisikan meliputi pendekatan skrining dan diagnostik kesehatan, pemantauan medis dan manajemen perawatan, teknik terapeutik atau bedah, hingga pendekatan rehabilitatif.
Dalam kompetisi ini, dr. Muhammad Dzaky Darmawan mewakili RPRI dengan membawakan inovasi TBestie. Dzaky berhasil memenangkan kompetisi melalui rangkaian tahapan seleksi RespiChamp 2026, mulai dari pengumpulan full paper, demonstrasi, presentasi seleksi awal, hingga acara puncaknya yaitu presentasi final di pertemuan ilmiah Respina 2026. Pengembangan inovasi TBestie didukung oleh tim RPRI yang terdiri atas Adinda Adhelina Salsabila, Nur Latifah Hanum, Sherly Gusnawan, dan Muhammad Andhika Prasetya. TBestie merupakan aplikasi AI-powered yang mampu memprediksi risiko pasien tuberkulosis (TB) mengalami putus pengobatan melalui integrasi data medis, status nutrisi, dan kondisi psikososial pasien. Dengan pendekatan tersebut, TBestie tidak hanya berfungsi sebagai alat monitoring, tetapi juga sebagai sistem pendamping pasien secara menyeluruh melalui pemantauan interaktif serta rekomendasi yang terpersonalisasi untuk mendukung keberhasilan pengobatan.
Pada tahap final yang digelar Sabtu, 25 Juli 2026 di Ballroom B, Shangri-La Hotel Jakarta, dr. Dzaky mempresentasikan TBestie dalam sesi presentasi berdurasi lima menit. Penilaian final dilakukan berdasarkan empat aspek utama, yaitu dampak klinis (clinical impact), orisinalitas inovasi (novelty), kepraktisan penerapan (practicality), serta kualitas penyampaian presentasi. Selain meraih Juara 1, TBestie juga dinobatkan sebagai Most Favorite Winner berdasarkan hasil pemungutan suara yang diikuti oleh lebih dari 100 peserta Respina yang menyaksikan babak final RespiChamp.
Atas pencapaian tersebut, TBestie memperoleh hadiah utama Juara 1 sebesar Rp5.000.000 dan fasilitas pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari panitia RespiChamp 2026 serta hadiah Most Favorite Winner sebesar Rp1.000.000. Menanggapi pencapaian tersebut, Dzaky menyampaikan bahwa kemenangan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh tim RPRI.
"Kemenangan TBestie sangat berarti bagi saya karena didukung penuh oleh tim RPRI, mulai dari proses pengembangan inovasi hingga presentasi final. Pengalaman ini menjadi salah satu langkah awal saya untuk terus berinovasi di bidang kesehatan melalui ajang internasional. Saya berharap TBestie dapat diimplementasikan secara nyata dan mewujudkan nilai 3C: Care, Continuity, and Cure, sehingga pasien tidak hanya memulai pengobatan, tetapi juga mampu menyelesaikannya hingga tuntas," ujar Dzaky.
Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen RPRI dalam mendorong lahirnya inovasi berbasis riset di bidang kesehatan respirasi, sekaligus memperkuat peran generasi muda dan tenaga kesehatan Indonesia dalam menjawab tantangan kesehatan respirasi secara berkelanjutan. Melalui pencapaian ini, RPRI menegaskan kembali komitmennya untuk terus mendukung pengembangan riset, inovasi, dan kolaborasi ilmiah yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan respirasi di Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Email: humas@yayasanrpri.org
Website: www.yayasanrpri.org
Tentang RPRI
Yayasan Riset dan Pelatihan Respirasi Indonesia (RPRI) adalah sebuah yayasan nirlaba Indonesia yang berdedikasi untuk memajukan penelitian, pelatihan, dan implementasi program di bidang tuberkulosis dan kesehatan respirasi yang berbasis di Jakarta. RPRI mengintegrasikan studi epidemiologi, uji klinis, serta berbagai inovasi dan inisiatif untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan aktual, menghasilkan solusi-solusi baru, dan menerapkan intervensi strategis menuju Indonesia yang bebas dari tuberkulosis dan penyakit respirasi.

Head Office Address
Jl. Balai Pustaka Barat 358E
Rawamangun, Pulo Gadung
Jakarta Timur, 13220
Any questions and inquiries, Feel free to contact us:


Contact Us
Corresponding Address
Jalan Pegambiran No. 37 lantai 2,
Rawamangun, Pulo Gadung
Jakarta Timur, 13220
